Setelah Menikah Lalu Apa | Cetak Undangan Pernikahan Murah Berkualitas - www.mediaplus.asia

Setelah Menikah Lalu Apa?

Setelah menikah lau apa

Setelah Menikah lalu apa? Bagi pasangan menikah yang sudah matang dan mempunyai tujuan setelah menikah pastilah sudah mengetahui hendak dibawa ke mana rumah tangga yang telah dilabuhkan.

Setelah menikah lau apa

Akan tetapi banyak juga pasangan yang telah menikah bingung hendak dibawa ke mana lagikah kehidupan setelah menikah ini. Untuk itulah kami menulis artikel ini.

Untuk menyadarkan kembali terutama diri kami dan juga para pembaca yang bahkan sudah mengetahui tujuan setelah menikah atau bahkan yang belum dan masih kebingungan akan di bawa ke mana rumah tangga.

Sungguh bagi pasangan yang melandasi pernikahannya dengan dasar ketaatan kepada Sang Pencipta tentulah akan dengan mudah mengembalikan tujuan pernikahan. Yakni kita semua menikah dalam rangka untuk beribadah kepada Allah.

Karena menjalani kehidupan rumah tangga setelah menikah merupakan bagian dari ibadah kepada Allah. Jadi bagi pasangan yang kehilangan arah dan tujuan mari kita ingat dan kembali bahwa hakikat kita menikah yakni untuk beribadah kepada Allah.

Tentunya beribadah kepada Allah merupakan salah satu jalan kita untuk menuju Tujuan yang sangat besar dari kehidupan rumah tangga yakni kita bersama-sama sekeluarga ke Surga.

Bahwa tanggung jawab terbesar seorang suami setelah menikah yakni untuk menjaga keluarganya agar selamat dari siksa api neraka di kehidupan di akhirat kelak.

Maka mari sahabat mediaplus kita renungkan kembali apalah arti berbahagia sebatas di kehidupan dunia namun tak berbahagia di akhirat kelak.

Kita kembali sadari bahwa kehidupan berumah tangga merupakan pelaksanaan dari Sunnah Rasulullah yang agung.  Hidup berumah tangga adalah ibadah sehingga dalam perjalanan rumah tangganya sehari-hari tak lepas dari nilai ibadah.

Mari kita mulai upaya-kan agar rumah tangga yang kita jalani setelah menikah selalu dipenuhi dengan amalan ketaatan, perbuatan baik dan takwa yang dilakukan seluruh penghuni rumah.

Marilah kita sebagai kepala keluarga dan anggota keluarga sendiri saling mengingatkan, menganjurkan dan mendorong untuk beramal shalih, karena demikianlah yang diperintahkan oleh Allah.

Terutama untuk mengerjakan sholat, dan denga sholatlah kita senantiasa akan terus dicurahi dengan kesabaran. Dengan kesabaran rumah tangga kita akan terus dalam ketentraman dan kebahagian.

Sabda Nabi yang mulia pun turut menjadi pendorong kita untuk menganjurkan keluarga-nya kepada kebajikan. Abu Hurairah  berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

“Semoga Allah merahmati seorang lelaki (suami) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya hingga istrinya pun shalat. Bila istrinya enggan, ia percikkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita (istri) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan suaminya hingga suaminya pun shalat. Bila suaminya enggan, ia percikkan air ke wajahnya.”

Sungguh beruntung pasangan suami istri atau keluarga yang mengamalkan hadits di atas karena akan tercatat sebagai orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah. Dan ganjarannya,  akan beroleh ampunan berikut pahala yang besar.

Maka setelah menikah lalu apa?? Marilah kita isi dengan beribadah kepada Allah lebih ikhlas dan lebih baik lagi. Bagi Keluarga yang sedang dirundung duka, dirundung dengan musibah dan ujian itu adalah jalan yang Allah tunjukkan untuk kembali.

Kembali kepada Allah, dengan ketaatan kita. Janganlah kehidupan di dunia yang sementara ini melalaikan kita dari tujuan awal kita untuk melangkah. Atau marilah kembali temukan tujuan sejati yakni kembali kepada Allah untuk beribadah kepadaNya.

Bagi yang sedang dalam kenikmatan marilah untuk terus mensyukuri segala yang telah diberikan Allah kepada keluarga kita. Agar nikmat yang telah diberikan senantiasa di tambah dan diberikan keberkahan dalam kehidupan kita berumah tangga.

Demikianlah seharusnya hidup berumah tangga. Sepasang insan yang beriman kepada Allah dan hari akhir selalu dipenuhi dengan ibadah dan amal ketaatan kepada Allah, ajakan dan anjuran kepada anggota keluarga untuk mengerjakan kebaikan dan melarang dari kemungkaran. Sehingga kita dapatkan keluarga kita adalah keluarga yang senantiasa berlomba-lomba kepada kebaikan, terdepan dalam menjalankan titah Ar-Rahman:

“Berlomba-lombalah kalian kepada kebaikan.” (Al-Baqarah: 148)

“Bersegeralah kalian kepada ampunan dari Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Yang demikian itu adalah keutamaan Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah memiliki keutamaan yang besar.” (Al-Hadid: 21)

Semoga keluarga yang telah kita bangun senantiasa di dalam keberkahan dan kenikmatan yang diridhoi Allah. Mari bersabar untuk terus melangkah perjalanan ke akhirat masih panjang.

Ujian pernikahan adalah ujian yang membutuhkan sabar yang tiada pernah henti. Mari senantiasa bertakwa kepada Allah untuk melalui episode ujian kehidupan berupa pernikahan.

Jangan berhenti untuk berharap dan berdoa agar rumah tangga yang telah kita jalani atau akan kita jalani senantiasa Allah bimbing ke jalan yang lurus aamiin.

TOP