Menikah muda | Cetak Undangan Pernikahan Murah Berkualitas - www.mediaplus.asia

Menikah muda

enikah muda adalah solusi yang tepat bagi muda-mudi mengungkapkan perasaan cinta, gejolak muda yang menggebu & melampiaskan hawa nafsu dengan halal.

Diantara anjuran menyegerakan menikah muda adalah:

  1. Menikah adalah menyempurnakan agama, diambil dari hadits:

Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi)

  1. Menikah merupakan sunnah para nabi dan risalah para Rasul. Sebagai umat, kita berkewajiban meneladani mereka.
  2. Anjuran menikah dalam bentuk pujian.

“Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?” (QS. An-Nahl : 72)

  1. Menikah merupakan tanda kekuasaan Alloh Ta’ala.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (Ar-Ruum : 21)

  1. Nikah merupakan sarana memperoleh kekayaan, mengurani beban kehidupan, dan memberinya kekuatan yang dapat menghindarkan manusia dari kemiskinan.
  2. Perempuan merupakan aset terbaik yang dimiliki oleh seorang laki-laki.
  3. Istri sholihah selalu mendatangkan kebahagiaan di dalam rumah tangga, menghiasi rumah tangga dengan keceriaan, rasa aman, dan kemuliaan.
  4. Menikah merupakan wujud ketaatan seorang muslim untuk menyempurnakan separuh agamanya. Dengan menikah, seseorang dapat menghadap Alloh dalam keadaan baik.

Kebanyakan pasangan muda yang berpacaran belum membayangkan & merencanakan untuk menikah muda, disebabkan oleh keumuman lingkungan & pandangan orang bahwa jika ingin menikah harus mapan terlebih dahulu / bekerja atau minimal lulus kuliah.

Ketahuilah saat anda berpacaran itulah anda sedang mengobral dosa maksiat, okelah berkomitmen untuk tidak berhubungan layaknya suami istri. Tetapi apakah bertatap-tatapan, berpegang-pegangan dengan bukan mahram bukanlah suatu dosa?

Coba simak firman Allah berikut ini:

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka” (QS an-Nuur: 30-31).

 

Dari hadits Nabi Muhammad ﷺ :

Sungguh jika kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik baginya dari pada dia menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya“(HR Ath-Thabarani)

Tentunya bagi seorang muslim untuk mendengar & mentaatinya bukan?

Janganlah memberat-beratkan dosa orang tua kita dengan dosa yang kita lakukan.

Ketakutan yang sering terjadi saat menikah muda adalah bagaimana nantinya sumber penghidupannya, menafkahi istri & anak. sungguh Allah telah mengatur rizki kepada hamba-hambanya, bayangkan jika 2 rizki digabungkan menjadi satu? Niatkanlah menikah karena Allah, Insya Allah melapangkan rizki hamba-hambanya yang ingin menikah muda.

Banyak keuntungan jika kita menikah muda, kita bisa menikmati berpetualang bersama saat masih muda, belajar langsung tentang kemandirian & bayangkan saat umur 40an anak-anak kita sudah besar, saat umur tua anak sudah selesai kuliah.

Masih banyak lagi keuntungan menikah muda. Masih menunda pernikahan?

TOP